Tidak semua game seru dan menyenangkan mendapatkan izin beredar di suatu negara. Faktanya, ada beberapa video game yang menimbulkan kontroversi sehingga dilarang beredar di sejumlah negara.
Negara-negara tersebut memiliki peraturan yang sedikit lebih ketat terhadap game. Beberapa game telah dilarang di beberapa negara, artinya para gamer di sana bahkan tidak dapat membelinya. Tidak hanya game yang mengandung unsur kekerasan saja yang dilarang, beberapa game bahkan dilarang karena alasan yang cukup mengejutkan.
Berikut ini beberapa game seru namun dilarang beredar di negara lain:
1. Mass Effect 2 & 3
Game ini dilarang beredar di Uni Emirat Arab. Game ini pertama kali dirilis pada 2007. Namun menariknya, hanya game Mass Effect kedua dan ketiga saja yang dilarang di negara tersebut.
Larangan ini kemungkinan besar disebabkan oleh konten seksual, serta pilihan romansa sesama jenis.
Game Mass Effect pertama juga dilarang di Singapura untuk waktu yang singkat, karena adanya pasangan sesama jenis. Sejak itu, larangan tersebut telah dicabut, tetapi game tersebut sekarang memiliki rating M18.
2. Roblox
Roblox bukanlah permainan tunggal. Game ini adalah dunia game yang berisi permainan, mirip seperti toko aplikasi yang menyediakan game. Beberapa game di dalam Roblox sangat ramah keluarga, tetapi beberapa judul game lainnya mengusung genre horor.
Roblox dilarang beredar di Guatemala, Belgia, Yordania, dan Oman. Di Guatemala, permainan tersebut dilarang karena berpotensi melanggar keselamatan anak-anak dan remaja.
Sementara di Oman, negara tersebut belum memberikan pernyataan resmi mengapa hal itu dilarang.
3. Mortal Kombat
Meskipun memiliki gameplay yang menantang, namun Mortal Kombat dilarang beredar di beberapa negara, bahkan termasuk Indonesia.
Pada perilisan tahun 2011, game ini dilarang di Jerman, Korea Selatan, dan Australia. Sementara ketika Mortal Kombat 11 dirilis, game itu dilarang beredar di Ukraina, Indonesia, dan Jepang.
Sedangkan Uzbekistan dan Malaysia melarang seluruh seri Mortal Kombat beredar di negara mereka.
Larangan tersebut disebabkan oleh adanya kekerasan dan adegan berdarah di dalam game. Selain kekerasan, beberapa negara dalam daftar itu telah melarang Mortal Kombat karena mengandung simbolisme komunis. Misalnya, Ukraina dan Indonesia menyebut simbol-simbol Nazi sebagai alasan pelarangan.
4. The Sims 3 & 4
The Sims merupakan game simulasi yang cukup populer di Indonesia. Namun di Uzbekistan, mereka melarang beredarnya game tersebut. Pemerintahnya menyatakan bahwa The Sims termasuk ke dalam game yang digunakan untuk menyebarkan kekerasan, pornografi, mengancam keamanan, dan stabilitas sosial dan politik.
Namun, pelarangan tersebut hanya berlaku untuk The Sims tiga dan empat.
5. Animal Crossing: New Horizons
Meskipun Animal Crossing: New Horizons menjadi salah satu game Nintendo Switch paling banyak dimainkan di seluruh dunia, tetapi rupanya game ini dilarang beredar di China.
Dalam game ini, pemain bisa membuat pola khusus yang dapat ditempatkan pada pakaian, di sekitar pulau, dan di rumah pemain. Namun, orang-orang di China justru menggunakan fitur itu untuk membuat pola bertema politik, sehingga Animal Crossing: New Horizons dilarang di China.
6. Pokemon Go
Game ini menjadi salah satu game realitas yang banyak dimainkan di seluruh dunia. Namun, bukan berarti Pokemon Go bebas dari kontroversi.
Game ini dilarang di beberapa negara, seperti Iran dan Malaysia. Akses internet difilter dan banyak situs web serta aplikasi diblokir di Iran, dan menurut pejabat di negara tersebut, pengembang gagal mendapatkan izin untuk game tersebut sehingga dilarang karena masalah keamanan.
Sementara pelarangan di Malaysia disebutkan telah dicabut setelah Pokemon Go memodifikasi aplikasinya untuk memenuhi langkah-langkah keamanan negara.
7. PUBG Mobile
PUBG adalah game battle royale yang pemainnya berhadapan satu sama lain dalam satu arena, berharap bisa mengalahkan pemain lain dan menjadi pemain terakhir yang bertahan.
Game ini adalah salah satu dari banyak permainan battle royale lainnya yang menjadi sangat populer dalam beberapa tahun terakhir, tetapi versi seluler dari game tersebut dilarang di India dan Nepal.
Menariknya, game ini sempat menjadi sangat populer di India sebelum akhirnya dilarang beredar sepenuhnya. Larangan tersebut terjadi setelah muncul laporan bahwa tema kekerasan dalam game tersebut dapat menyebabkan kecenderungan kekerasan di kalangan pemain muda.
Bahkan dilaporkan ada orang-orang yang ditangkap atau didenda karena ketahuan memainkan PUBG Mobile setelah pemerintah India memberlakukan pelarangan tersebut.