Nintendo telah mengonfirmasi bahwa mereka akan terus mengembangkan game seluler, dan mengklaim bahwa investasi tersebut penting dalam upaya menjangkau khalayak yang lebih luas. Informasi ini datang langsung dari presiden perusahaan, yang juga mengungkapkan jumlah unduhan aplikasi yang sangat besar. Beberapa franchise unggulan dari Nintendo, seperti Mario dan Fire Emblem, telah memasuki pasar ponsel dengan iterasi yang unik.
Baru-baru ini, Nintendo mengadakan Penjelasan Hasil Finansial, yang membagikan daftar terbaru game Switch terlaris. Setelah itu, sesi tanya jawab fiskal berlangsung, di mana perusahaan memberikan rincian lebih lanjut tentang Switch 2 dan mengonfirmasi perilisan beberapa judul yang diumumkan sebelumnya. Selama Q&A, Nintendo menegaskan kembali bahwa Pokemon Legends: Z-A dan Metroid Prime 4 masih ditetapkan untuk peluncuran pada tahun 2025, meskipun belum ada tanggal rilis spesifik. Sedangkan untuk Switch 2, Presiden Shuntaro Furukawa meminta masyarakat untuk menunggu hingga tanggal 4 April Nintendo Direct untuk mengetahui detail lebih lanjut tentang konsol tersebut sambil meyakinkan audiens bahwa perusahaan melakukan segala kemungkinan untuk memastikan peluncuran yang lancar dengan harga yang terjangkau.
Selama sesi tanya jawab, Furukawa juga ditanya apakah Nintendo akan terus mengembangkan judul game seluler, dan dia menjawab dengan positif. Menurut presidennya, game seluler sangat penting untuk menjangkau audiens di luar pasar konsol, memperluas paparan terhadap IP dan karakter Nintendo. Dia juga mengumumkan bahwa aplikasi seluler perusahaannya telah diunduh lebih dari 900 juta kali. Saat ini, Nintendo mengoperasikan tiga judul seluler: Super Mario Run, Fire Emblem Heroes, dan Mario Kart Tour. Game lain, seperti Pikmin Bloom dan Animal Crossing: Pocket Camp, dikembangkan bersama atau hanya diterbitkan oleh Nintendo.
Katalog seluler Nintendo tidak terbatas pada game. Pada bulan Oktober 2024, perusahaan meluncurkan Nintendo Music, layanan streaming yang menawarkan musik dari berbagai game Nintendo, tersedia di perangkat Android dan iOS serta Switch itu sendiri. Namun, mereka yang mengakses aplikasi seluler memerlukan akun Nintendo dan langganan aktif Nintendo Switch Online berbayar.
Informasi terakhir yang dibagikan oleh Furukawa membahas kenyataan bahwa ponsel cerdas menggantikan konsol game khusus sebagai perangkat game utama. Presiden mengakui skenario ini dan menyatakan bahwa Nintendo sedang menjajaki berbagai peluang di pasar ponsel. Selain itu, ia mencatat bahwa perusahaan memperluas titik kontaknya dengan pengguna tidak hanya melalui sarana digital tetapi juga melalui media dan usaha hiburan lainnya. Dia mengutip taman hiburan, toko resmi, dan video, yang kemungkinan merujuk pada game Nintendo yang diadaptasi menjadi film. Furukawa menjelaskan bahwa Nintendo tetap berkomitmen untuk meningkatkan titik kontak dengan konsumen di luar konsol game, bahkan dengan peluncuran Switch 2 dalam waktu dekat.